Tahun ini adalah tahun yang berkesan, karena bisa dibilang tahun ini merupakan tahun SMP terakhir para siswa kelas 9 di SMPK Angelus Custos 1 Surabaya. Tahun depan hanya sedikit pelajaran, disusul dengan serangkaian ujian yang akan membuat stress para siswa. Nah, sebagai bentuk kenangan maka diselenggarakan sebuah tour yang berjudul “Tour De Bali” yang seluruh pesertanya merupakan para siswa kelas 9 saja.
Tour ini sangat berkesan bagi saya, karena saya belum pernah pergi ke Bali bersama teman-teman sebelumnya. Ingin tau pengalaman lengkapnya (khususnya pengalaman saya bersama teman-teman) ikuti terus cerita saya berikut ini.
*** Day 1, October 28th 2009 ***
Hari itu, pukul 13.00 para siswa kelas 9 sudah banyak yang berkumpul di sekolah tercinta. Semuanya seakan tidak sabar ingin berlibur dan bersenang-senang di Bali. Di sana juga terdapat banyak sekali orang tua murid yang mengantar anaknya, bahkan tak jarang ada yang mengikuti anaknya sampai masuk ke dalam bus (seperti mama saya). Kira-kira pukul 14.05 kami baru meninggalkan sekolah.
Kegaduahan pun sudah dapat dirasakan di setiap bus, saya yakin tidak hanya bus saya yang ramai tapi juga yang lain. Ada yang berteriak-teriak, bergurau, membaca komik, sms-an, mendengarkan musik, main PSP/DS, bahkan juga masih ada yang bisa tidur. Saya pun memilih untuk mendengarkan musik dan mencoba untuk tidur.
Makan malam berlangsung di restoran Bali 2, sekitar pukul 19.30. Ada yang makan dengan lahap, ada juga yang sekedar bergurau. Di sana ada 2 tempat yang penuh selain restoran itu sendiri, toilet pun juga diserbu.
Mungkin sekitar pukul 22.00, kami sudah sampai di pelabuhan (lupa namanya) dan bus kami pun naik ke kapal yang akan menyebrangkan kami ke pulau sebrang, yaitu Bali. Ketika saya hendak naik ke kapal, saya sudah merasakan mual. Saya memang tidak pernah menaiki kapal untuk menyebrang pulau, karena biasanya sih naik pesawat.
Ombak tidak mendukung, kapal yang saya naiki terlambat sekitar 30 menit dari kapal teman saya yang lebih dahulu menyebrang. Saya pun harus bertahan dengan kondisi mual. Saya mencoba tidur, tapi suasana kapal berisik sekali. Saya heran, masih ada saja yang main kartu!
Untungnya sudah sampai ke tujuan dengan selamat. Ini berkat obat anti mabuk yang sudah saya minum sebelum menyebrang kapal tadi. Lega rasanya. Perjalanan pun terus kami lanjutkan. Sebagian teman-teman saya sudah mulai lelah, dan tertidur.
*** Day 2, October 29th 2009 ***
Saya terbangun keesokan harinya, sekitar pukul 4 di Pantai Soka. Sengaja sekolah “mendamparkan” kami sepagi itu, supaya kami bisa bersiap-siap untuk perjalanan selanjutnya. Di sana, saya terpaksa tidak mandi, mengingat situasi dan kondisi kamar mandi yang sangat tidak memungkinkan. Saya hanya berdiri di depan kamar mandi dan menunggu hape saya sampai penuh baterainya.
Yang lain ada yang berkeliaran ke pantai, ada yang main kartu, ada yang ngegosip, pokoknya banyak deh. Sampai tiba saatnya makan pagi, yaitu pukul 6.30 pagi. Seusai makan di sana, perjalanan tetap berlanjuuut!
Kami menempuh perjalanan yang cukup lama untuk sampai ke Bali Safari. Di sana, kami memasuki Safari Tour untuk mengenal beraneka macam satwa (kayak anak kecil aja). Selesai perjalanan yang membosankan itu, kami keluar dari tour dan bebas menjelajahi seluruh isi Bali Safari & Marine Park itu.
Kebetulan sekitar pukul 12 mungkin, ada show tentang gajah. Kami semua tertawa saat melihat si gajah mengeluarkan kotoran berwarna hijau saat berenang. Show tersebut dikemas dengan drama yang bagus dan memiliki pesan moral yang bagus pula, agar manusia menjaga keanekaragaman satwa di lingkungannya.
Setelah itu saya dan teman-teman memilih untuk ke area permainan. Saya hanya bermain Spinning Coaster, mengingat harga tiket yang lumayan mencekik. Setelah itu kami kembali ke bus dan menikmati makan siang di bus.
Selepas dari Bali Safari, kami pergi menuju Tanjung Benoa. Di sana ada berbagai macam aktivitas dan permainan pantai seperti Parasailing, Banana Boat, dan lain-lain. Saya memilih untuk mencoba Parasailing. Sungguh, saya tidak menyesal mencobanya. Sangat menakjubkan bisa berdiri di udara bebas melihat pemandangan Tanjung Benoa dari atas langit.
Seusai beraktivitas, saatnya menuju hotel. Nama hotel tujuan kami adalah Hotel Inna Denpasar. Hotelnya cukup layak untuk ditinggali, hanya saja saya merasa ada ketidakadilan pada kamar saya yang berukuran lebih kecil dari kamar lainnya. Selesai mandi dan bersih bersih, kami menikmati makan malam.
Selesai makan malam di restoran hotel, saya dan teman sekamar saya berjalan keluar hotel untuk membeli beberapa kebutuhan, yaitu air, susu, dan camilan. Setelah itu kami kembali ke hotel, walaupun jam bebas masih lama.
Kami banyak menghabiskan waktu bebas di kamar hotel untuk bermain kartu. Yang kami mainkan adalah capsa, UNO, dan Phase 10. Mungkin anda sedikit asing dengan permainan Phase 10, begitu juga dengan saya. It’s very hard to explain.
Sudah larut malam, kami menonton tv, nyamil, ngobrol, dan buat onar.. sampai akhirnya kami semua tertidur. Sungguh hari yang melelahkan.
…BERSAMBUNG